Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Monyet Peliharaan Lepas hingga Serang Warga di Jombang, 2 Orang Luka Terluka
Advertisement . Scroll to see content

Corona di Jatim Lampaui 1.000 Kasus, Khofifah: Patuh PSBB Kunci Tekan Penularan

Sabtu, 02 Mei 2020 - 14:18:00 WIB
Corona di Jatim Lampaui 1.000 Kasus, Khofifah: Patuh PSBB Kunci Tekan Penularan
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

SURABAYA, iNews.id - Wabah virus corona di Jawa Timur semakin meluas, bahkan telah melampaui 1.000 kasus per Jumat (1/5/2020). Sebarannya kini merata nyaris di seluruh kabupaten kota di Jatim.

"Dari 38 kabupaten/kota, 37 di antaranya telah berstatus zona merah, termasuk Ngawi. Hanya tersisa satu kabupaten yang berstatus zona hijau yakni Sampang," ujar Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Jumat (1/5/2020) malam.

Menurutnya, situasi ini semakin mengkhawatirkan jika tidak diikuti kewaspadaan, kedisiplinan dan kepatuhan secara komprehensif. Apalagi muncul beberapa klaster baru penularan Covid-19. Teranyar yakni klaster baru sebuah perusahaan di Rungkut, Surabaya. Kegiatan produksi dihentikan hingga batas waktu tak ditentukan setelah dua karyawan positif terjangkit Covid-19 dan meninggal dunia.

"Kota Surabaya menjadi episentrum penularan Covid-19 di Jatim dengan jumlah pasien positif terbanyak, yaitu 496 orang dari total 1031 kasus atau setara dengan 48,1 persen," katanya.

Khofifah menilai, terus meningkatnya kasus Covid-19 di Jatim akibat transmisi lokal atau antarwarga, kendati tak memiliki riwayat perjalanan ke luar daerah.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut