Cerita Permainan Sandi Rahasia Bung Karno di Penjara Sukamiskin
Dia berusaha mengetahui perkembangan pergerakan para pejuang kemerdekaan Indonesia. Bung Karno memanfaatkan kehadiran Bu Wardoyo dan Inggit Garnasih, istrinya yang rutin membesuk.
Terutama Inggit Garnasih yang memasok seluruh kebutuhan hidup Bung Karno selama sang Proklamator itu mendekam di penjara. Dibantu Bu Wardoyo, Inggit kerap mengirim makanan ke dalam penjara.
Saat itu, telur menjadi sandirahasia antara Bung Karno dengan Inggit. Telur yang dibawa sebagai lauk makanan dipakai untuk mengabarkan situasi yang terjadi di luar. "Bila Inggit mengirim telur asin, artinya di luar ada kejadian buruk yang menimpa rekan-rekan Bung Karno".
Sandi itu terus dikembangkan. Agar diperoleh informasi lebih detail, Bung Karno dan Inggit menggunakan tanda berupa tusukan lembut pada permukaan cangkang telur yang dikirim bersama makanan.
Satu tusukan berarti semua kabar baik. Dua tusukan artinya seorang kawan ditangkap dan tiga tusukan berarti telah terjadi penyergapan besar-besaran terhadap para aktivis pergerakan kemerdekaan.