Cerita Penculikan Soekarno Hatta ke Rengasdengklok Sehari Jelang Proklamasi Kemerdekaan
Soekarno juga mengatakan kepada Sukarni, tanggal 16 bukan waktu yang cocok untuk mengumumkan kemerdekaan, dan sebaiknya pada hari Jumat tanggal 17 yang kebetulan dalam penanggalan Jawa adalah Jumat Legi.
Hilangnya Bung Karno dan Bung Hatta dari Jakarta telah diketahui Ahmad Soebardjo. Dia langsung mengabarkan kepada Laksamana Maeda.
Maeda khawatir Soekarno-Hatta ditangkap Kempeitai. Setelah dilacak ke sana-sini, termasuk menghubungi pemuda Wikana dan mengatakan dirinya bersimpati dengan nasionalis Indonesia serta mendukung proklamasi kemerdekaan, para pemuda akhirnya memberikan jawaban. Mereka memberitahu bahwa Bung Karno dan Bung Hatta telah dibawa ke Rengasdengklok.
Soebardjo kemudian diminta Maeda untuk menjemput Bung Karno dan Bung Hatta. Para pemuda menunjuk Joesoef Kunto untuk mendampingi Soebardjo. Sekitar pukul enam sore, dua mobil dari Jakarta tiba di Rengasdengklok. Setelah melalui negosiasi yang cukup alot, Sukarni akhirnya bersedia kembali ke Jakarta bersama orang-orang yang diculiknya.
Di tengah perjalanan mendekati Jakarta, mereka melihat kepulan asap membubung tinggi. Sukarni bersorak. Dengan seruan kemenangan ia berteriak, ”Lihat, lihat, revolusi sudah mulai, revolusi sudah mulai, persis seperti kami janjikan. Jakarta sudah terbakar!”.