Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kecelakaan di Malang, Motor dan Ambulans Tabrakan di Depan IGD RSSA
Advertisement . Scroll to see content

Cerita Pemilik Kos Sosok Pelaku Mutilasi di Malang: Pendiam, Gak Nyangka Sekejam Itu

Sabtu, 06 Januari 2024 - 09:27:00 WIB
Cerita Pemilik Kos Sosok Pelaku Mutilasi di Malang: Pendiam, Gak Nyangka Sekejam Itu
Rumah kos diduga TKP pembunuhan dan mutilasi di Jalan Raya Sawojajar, Kelurahan Sawojajar, Kedungkandang, Kota Malang, Jawa Timur. (Foto: Avirista Midaada)
Advertisement . Scroll to see content

MALANG, iNews.id - Pria terapis pijat di Kota Malang, Jawa Timur bernama Abdul Rahman diduga membunuh dan memutilasi pasiennya. Pelaku tinggal di sebuah rumah kos di Jalan Raya Sawojajar Gang 13 A Nomor 12 RT 1 RW 3, Kelurahan Sawojajar, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Jawa Timur.

Pemilik kos Muhamad Irianto mengungkapkan, sosok pelaku jarang bersosialisasi dan tertutup. Dia masuk ke rumah kos miliknya sejak 19 Maret 2019 dan memang tidak pernah aktif berpartisipasi pada kegiatan lingkungan sekitar. 

"Jadi hampir 5 tahun tinggal sama istrinya sejak awal di situ. Kalau kegiatan warga memang orang kos tidak diikutsertakan, berpartisipasi cuma iuran sampah dan lain-lain, kalau rapat warga dan kegiatan lain tidak," ujar Irianto saat ditemui di lokasi kejadian, Sabtu (6/1/2024) pagi.

Kepada Irianto, Abdul Rahman mengaku setelah habis masa kos pada 6 Januari 2024 mendatang, bakal menempati rumah mertua di Jalan Danau Maninjau. Apalagi mertuanya berada di rumah tersebut sendirian sehingga ada keinginan Abdul Rahman dan istrinya tinggal di Jalan Danau Maninjau.

"Sebenarnya sudah pamit, habisnya tanggal 6 Januari 2024. Mau pindah ke mana, katanya ikut mertuanya di Jalan Danau Maninjau (Sawojajar), mau nempati rumah mertua, karena mertuanya sendirian. Istrinya asli Sawojajar sini, tinggal berdua ngekos di Gang 13 A sini, belum punya anak," katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut