Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran 3 Santri di Ponpes Lombok Tengah, 1 Korban Tewas
Advertisement . Scroll to see content

Cerita Kiai Asyari, Ayah KH Hasyim Asyari Puasa 3 Tahun untuk Mendoakan Keturunan dan Santrinya

Senin, 04 April 2022 - 16:34:00 WIB
Cerita Kiai Asyari, Ayah KH Hasyim Asyari Puasa 3 Tahun untuk Mendoakan Keturunan dan Santrinya
Kompleks makam Kiai Asyari, ayah pendiri NU KH Hasyim Asyari di Jombang. (Foto: iNews.id/Mukhtar Bagus).
Advertisement . Scroll to see content

JOMBANG, iNews.id - Makam Kiai Asyari dan Nyai Halimah di Desa Keras, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang selalu penuh oleh peziarah, terutama saat Ramadan. Seperti halnya makam putranya KH Hasyim Asyari, makam kedua buyut KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) tersebut juga tidak pernah sepi. 

Maklum, melalui perjuangan kedua tokoh inilah KH Hasyim Asyari kemudian tumbuh dan menjadi ulama besar yang namanya harum hingga sekarang. Itu sebabnya, masyarakat kerap mendatangi makam ini untuk beriziarah. 

Kompleks Makam Kiai Asyari ini berjarak 2 kilometer dari Pondok Pesantren Tebuireng, tempat KH Hasyim Asyari dimakamkan. Karenanya para pezirah kerap datang di dua tempat ini sekaligus. 

Cucu Kiai Asyari, keponakan KH Hasyim Asyari, KH Ghobib Sulhi mengatakan, Kiai Asyari lahir pada 1830 di Tingkir Demak, Jawa Tengah. Dia merupakan keturunan dari Jaka Tingkir alias Sultan Hadiwijaya, Raja Pajang. 

Kiai Asyari berguru kepada Kiai Usman di Pondok Pesantren Tambak Beras Jombang. Karena kecerdasan dan akhlaknya yang bagus, dia akhirnya diambil menantu oleh Kiai Usman dan dinikahkan dengan putrinya Halimah. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut