Cerita Bung Karno Ziarah ke Makam Raja Jayabaya, Minta Restu sebelum Proklamasi Kemerdekaan
Di masa Jayabaya, Kerajaan Panjalu atau Kadiri atau Kediri dengan ibukota Dahanapura atau Daha, mencapai masa keemasannya.
Jayabaya merupakan keturunan Raja Airlangga (1019-1042). Dia merupakan raja ketiga Panjalu setelah Airlangga membelah Kerajaan Kahuripan menjadi Kerajaan Panjalu dan Jenggala.
Dengan kekuatan dan kebijakan yang dimiliki, Jayabaya berhasil menyatukan Panjalu dan Jenggala yang bertahun-tahun berseteru dalam perang saudara. Jayabaya juga termasyhur dengan ramalannya yang dikenal bernama Jangka Jayabaya.

Ramalan itu disusun dalam bentuk tembang (macapat) dan gancaran (prosa) serta aforisma-aforisma singkat dan padat sehingga mudah dihafalkan. Di dalam ramalan Jayabaya, Pulau Jawa terbagi atas tiga jaman besar.
Yakni jaman Kali Swara atau jaman permulaan yang lamanya 700 tahun matahari atau 721 berdasarkan hitungan tahun bulan. Kemudian jaman Kaliyoga atau jaman pertengahan yang lamanya juga 700 tahun dan jaman Kali Sangsara atau jaman akhir yang lamanya juga 700 tahun terhitung sejak 1401 hingga 2100.