Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Identitas Pedagang Cilok Ditemukan Tewas di Kontrakan Cikupa, Perantau asal Madura
Advertisement . Scroll to see content

Cerita Adik Mahfud MD saat Rumah Dikepung Ratusan Orang: Ibu dan Kakak Ketakutan

Rabu, 02 Desember 2020 - 15:30:00 WIB
Cerita Adik Mahfud MD saat Rumah Dikepung Ratusan Orang: Ibu dan Kakak Ketakutan
Adik bungsu Menko Polhukam Mahfud MD, Siti Marwiyah (tengah) menceritakan situasi ketika rumah yang ditinggali ibu kandungnya, Siti Khadidjah, di Kabupaten Pamekasan, Madura dikepung oleh ratusan orang, Selasa (1/12/2020). (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

Peristiwa tersebut terekam dalam video dan tersebar lewat aplikasi chatting. Dalam video viral berdurasi 32 detik tersebut, massa didominasi laki-laki. Mereka mengenakan busana muslim, mulai dari baju koko, sarung, lengkap dengan kopiah, dan sorban.

Dalam video itu juga terdengar seseorang yang menjelaskan jika gambar tersebut diambil di depan rumah Mahfud MD. Massa lainnya tampak mengabadikan momen. “Rumah Mahfud dikeppong (dikepung). Rumah menteri  dikeppong,” begitu suara yang terdengar dalam video dengan logat bahasa Madura.

Massa sebagian besar menumpang mobil bak terbuka. Sebagian lagi mengendarai kendaraan pribadi seperti mobil dan motor. Kendaraan mereka kemudian diparkir di pinggir jalan. Massa terlihat berteriak-teriak di depan rumah yang ditempati ibunda Mahfud MD itu. "Mahfud, Mahfud keluar Mahfud," teriak massa.

Selanjutnya massa melemparkan selebaran yang isinya adalah permintaan agar tidak ada penahanan terhadap Habib Rizieq Shihab (HRS). Aksi mereka berlangsung singkat sekitar 10 menit. Karena rumah kosong, akhirnya massa kembali ke atas truk dan meninggalkan lokasi.

“Massa datang naik truk. Lalu berteriak meminta Mahfud keluar, sambil menggedor-gedor pagar, lalu melempar selebaran,” kata Halili, tetangga sebelah rumah Ibunda Mahfud.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut