Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jambret iPhone WNA Jerman di Kota Lama Surabaya, Kedua Kaki Pemuda Ini Ditembak
Advertisement . Scroll to see content

Cegah Transmisi Lokal, Pemprov Jatim Awasi Ketat 2 Warga Surabaya yang Positif Omicron 

Rabu, 05 Januari 2022 - 09:53:00 WIB
Cegah Transmisi Lokal, Pemprov Jatim Awasi Ketat 2 Warga Surabaya yang Positif Omicron 
Wakil GUbernur Jatim Emil Elestianto Dardak. (Foto: SINDOnews/Lukman Hakim)
Advertisement . Scroll to see content

SURABAYA, iNews.id - Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Jatim) mengawasi ketat dua warga Surabaya yang positif Omicron. Mereka juga telah menyiapkan berbagai langkah agar tidak terjadi transmisi lokal kasus tersebut. 

"Caranya dengan melakukan pengawasan ketat melalui tracing, terhadap orang-orang yang kontak erat. Ini merupakan langkah proteksi Pemprov Jawa Timur, agar varian omicron tidak meluas penyebarannya," ujar Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak di Gedung Negara Grahadi, Rabu (5/1/2022).

Emil menjelaskan, kasus Omicron terdeteksi memapar dua warga Surabaya yang baru pulang berliburan dari Bali. Satu orang berinisial TYC, diketahui berdasarkan hasil pemeriksaan whole-genome sequencing (WGS), yang hasilnya keluar pada Minggu, 2 Januari 2022. "Ini bukti bahwa Jatim punya sistem yang cukup andal untuk mendeteksi Omicron ini," katanya.

Selain TYC, Emil menyebut ada TYC yang juga terpapar Omicron. Namun Emil tidak menyebut detail TYC tersebut. "Setelah dilakukan tes, ternyata TYC positif Omicron. Lalu yang kontak erat juga dilakukan pemeriksaan, dan ada salah satu keluarganya lagi yang juga terdeteksi probable Omicron," ujarnya.

Saat ini, pasien yang terpapar Omicron telah dirawat intensif. Sedangkan orang-orang yang kontak erat diisolasi mandiri di rumah selama 14 hari masa inkubasi.  

"Proses pengawasannya, bagi yang kontak erat harus isolasi mandiri, dan mereka gak berani keluar rumah, karena terus kita awasi. Jadi, ada pengawasan ekatra ke rumah-rumah. Lalu tracing untuk memastikan kontak erat negatif, agar tidak terjadi transmisi lokal," katanya. 

Editor: Ihya Ulumuddin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut