Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Terbongkar! 4.000 Liter Solar Subsidi Diselewengkan di Jambi, 2 Pelaku Ditangkap
Advertisement . Scroll to see content

Cegah Penimbunan, Khofifah Minta Pemda Awasi Rantai Pasok Minyak Goreng Satu Harga 

Sabtu, 22 Januari 2022 - 08:30:00 WIB
Cegah Penimbunan, Khofifah Minta Pemda Awasi Rantai Pasok Minyak Goreng Satu Harga 
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat sidak harga minyak goreng di Sidoarjo, Kamis (20/1/2022). (Foto: Sindonews/Lukman Hakim).
Advertisement . Scroll to see content

SURABAYA, iNews.id - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa meminta pemerintah daerah dan Asosiasi Pengusaha  Retail Indonesia (Aprindo) mengawasi rantai pasok minyak goreng satu harga. Langkah tersebut sebagai upaya mencegah terjadinya penimbunan dan aksi borong. 

Khofifah mengatakan, sampai saat ini stok minyak goreng aman. Dia ingin kondisi tersebut tetap terjaga, terutama jelang Ramadan. 

"Aksi borong dan penimbunan akan sangat rawan sekali terjadi dalam situasi ini. Karenanya tolong di monitor terus selama 6 bulan kedepan. Pastikan rantai pasok lancar dan stok aman serta harga 14.000/liter," kata Khofifah saat sidak minyak goreng di Kota Malang, Jumaat (21/1/2022).

Khofifah menyebut jika wilayah aglomerasi seperti Surabaya Raya  dan Malang Raya menjadi penentu stabilisasi harga dan dapat mempengaruhi harga di daerah lain. Termasuk dalam hal pelaksanaan  minyak goreng satu harga. "Kepada masyarakat, tidak perlu memborong sebanyak-banyaknya. Sesuaikan dengan kebutuhan saja. InsyaAllah stoknya tercukupi sampai enam bulan ke depan," ucapnya. 

Sebelumnya Khofifah juga melakukan sidak penerapan kebijakan minyak goreng satu harga Rp14.000/liter di Kabupaten Sidoarjo. Khofifah menyambangi sejumlah kawasan perbelanjaan dan toko ritel guna memastikan ketersediaan stok. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut