Ia dievakuasi dalam keadaan sadar. Demikian pula para penumpang yang berjumlah 23 orang. Hanya, dua penumpang yang berada di depan, yakni Choirul dan Abdul Malik mengalami luka memar di bagian kepala serta robek di jari kelingking dan tumit.
“Mereka bertiga segera dibawa ke Puskesmas Tegalombo untuk mendapat perawataan,” katanya.
Sementara 21 penumpang lain telah dievakuasi menggunakan kendaraan lain. Mereka melanjutkan rencana kegiatan wisata di sejumlah objek wisata pesisir di Pacitan. “Untuk evakuasi kendaraan masih diupayakan. Prosesnya agak sulit karena medan yang berat dan jurang yang cukup dalam,” kata Kapolres Sugandi.
Kapolres memastikan kasus kecelakaan tunggal itu tetap ditangani aparat kepolisian. Polisi Unit Laka Satuan Lalu Lintas Polres Pacitan masih menyelidiki penyebab kecelakaan yang nyaris memakan korban jiwa. Polisi akan meminta keterangan dari sopir yang saat ini masih dirawat di puskesmas karena mengalami depresi.
Editor: Maria Christina