Bocah SD di Jombang Buta Permanen, Terkena Patahan Kayu saat Temannya Main Bola
Dia menceritakan, peristiwa memilukan itu terjadi pada pertengahan Januari 2024. Saat itu, ruang kelas IV SD Plus Darul Ulum yang seharusnya diisi pelajaran Diniyah dalam keadaan kosong. Akibatnya anak-anak bermain di dalam kelas.
Saat itu korban sedang berdiri melihat temannya yang bermain kartu, sedangkan AGA bermain bola dengan temannya lainnya menggunakan kayu.
Nahas, saat memukul bola, batang kayu yang dipakai AGA patah. Patahan kayu tersebut terlempar mengenai mata korban. Seketika korban jatuh pingsan namun hanya dibawa ke ruang UKS dan dirawat ala kadarnya oleh sekolah,,
Erna baru mengetahui kejadian tersebut saat jam pulang sekolah menjemput anaknya. Dia terkejut atas kondisi yang dialami putranya dan langsung membawanya ke RSUD Jombang.
Erna mendesak orang tua AGA dan pihak sekolah mau bertanggung jawab membantu biaya perawatan anaknya hingga sembuh.