BMKG Catat 117 Gempa Susulan di Sumenep Bersifat Merusak
SUMENEP, iNews.id - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat sebanyak 117 gempa susulan terjadi di wilayah Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, hingga Rabu (1/10/2025) pukul 11.49 WIB. Gempa susulan ini terjadi setelah guncangan utama berkekuatan magnitudo 6,5 pada Selasa (30/9/2025) malam.
Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono menjelaskan,ratusan aftershock yang terjadi memiliki sifat destruktif atau berpotensi merusak.
“117 kali (gempa) susulan, (bersifat) destruktif atau merusak,” ujar Daryono, Rabu (1/10/2025).
Berdasarkan hasil analisis BMKG, parameter terbaru gempa utama di Sumenep memiliki magnitudo M6,0 dengan episenter di koordinat 7,35° LS dan 114,22° BT. Lokasi gempa berada di laut pada jarak 58 kilometer tenggara Sumenep dengan kedalaman 12 kilometer.
“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat adanya aktivitas sesar aktif bawah laut. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault),” kata Daryono.