Bikin Prank Pocong demi Konten YouTube, 6 Remaja Blitar Diamankan Polisi
Sementara kelima rekannya, yakni RN (15), DE (13), MR (15), AF (14), dan AP (15), hanya menemani sekaligus ada yang merekam adegan. Mereka mengambil tempat di pinggir jalan raya.
Lokasinya bersebelahan dengan perlintasan kereta api desa setempat. Setiap ada orang yang melintas, MN langsung beraksi meloncat-loncat. Tidak sedikit warga yang kaget.
Namun, setelah tahu itu hanya ulah anak-anak, mereka membiarkan begitu saja. Tidak sedikit juga warga yang merasa resah dan melapor ke kepolisian setempat.
"Tentunya ini membahayakan orang lain dan diri sendiri. Apalagi lokasinya berada di dekat rel kereta api," kata Wahono.
Karena menganggap belum mendapat gambar yang bagus, MN beserta timnya mengulangi aksi prank-nya. Pada hari kedua tersebut, petugas Polsek Sananakulon mendatangi mereka sekaligus membawa ke mapolsek.