Bidik Basis Santri Jawa Timur, Perindo Resmi Lantik Cak Jaz sebagai Ketua DPW
Menurut Ferry, kerja akar rumput tersebut menjadi bagian penting untuk membangun kedekatan dengan masyarakat santri dan kelompok bawah di daerah. Dia juga meminta kader turun langsung ke masyarakat guna memperkuat kepercayaan publik terhadap partai.
Sementara itu, Ahmad Zazuli menegaskan Perindo ingin menghadirkan pendekatan politik baru yang dekat dengan generasi muda, dan masyarakat bawah. Dia menyebut partai harus menjadi ruang solusi bagi kelompok muda yang mencari alternatif politik.
“Kami mencoba membuat format baru bagaimana Perindo menjadi solusi, menjadi alternatif bagi generasi muda yang akan datang. Ketika masyarakat mungkin kurang tertarik dengan partai lain, Perindo adalah jawabannya,” ujar Jazuli.
Selain itu, Cak Jaz juga mengatakan pendekatan kepada kalangan santri menjadi salah satu fokus utama Perindo di Jawa Timur. Menurut dia, kedekatan dengan pesantren dan warga nahdliyin harus dibangun melalui kerja nyata yang langsung dirasakan masyarakat.
“Kebetulan saya seorang santri tentu kami akan berbicara bagaimana Partai Perindo ini bisa diminati, bisa diterima oleh kaum santri, pondok pesantren maupun warga nahdiyin. Tentu kami juga harus berbuat kepada mereka,” kata Cak Jaz.
Dia menilai Jawa Timur memiliki kultur pesantren yang kuat sehingga pendekatan kepada kalangan santri menjadi bagian penting dalam penguatan politik kerakyatan partai di daerah.
Pelantikan pengurus DPW tersebut sekaligus menjadi langkah awal Perindo Jatim membangun basis politik santri di Jawa Timur. Dukungan tokoh pesantren dan pendekatan kepada masyarakat bawah menjadi strategi partai untuk memperluas pengaruh politik berbasis kerakyatan.

Editor: Donald Karouw