Berubah Sikap, GP Ansor Jatim Cabut Laporan Terhadap Sukmawati
SURABAYA, iNews.id – Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jawa Timur berubah sikap atas Sukmawati Soekarnoputri. Badan otonom Nahdlatul Ulama PWNU Jawa Timur ini memutuskan untuk mencabut laporan terhadap Sukmawati di Polda Jatim.
Sekretaris Pengurus Wilayah (PW) GP Ansor Jatim, Moh Abid Umar mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan ketua umum GP Ansor atas rencana pencabutan laporan tersebut ke Polda Jatim. Pihaknya juga sudah memerintahkan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) GP Ansor untuk
mencabut laporannya hari ini.
Ada beberapa pertimbangan GP Ansor ingin mencabut laporan terkait puisi “Ibu Indonesia” ciptaan Sukmawati yang dibacakan pada peringatan 29 tahun Anne Avantie beberapa waktu lalu. “Salah satunya karena ada instruksi dari PP GP Ansor untuk mencabut laporan tersebut ke Polda Jatim. Kedua agar situasi tidak memanas,” katanya, Jumat (6/4/2018).
Ketiga, lanjut dia, karena Sukmawati sudah meminta maaf. Sehingga, wajib bagi GP Ansor untuk memaafkan pada orang yang sudah meminta maaf. Gus Abid, panggilan akrab Moh Abid Umar berharap, puisi “Ibu Indonesia” yang dibacakan Sukmawati tidak dipolitisasi, mengingat tahun
ini merupakan tahun politik.
Jika tidak, tentu akan berdampak luas termasuk terhadap prekonomian. “Ketika ada orang salah berucap itu wajarlah. Tapi jangan sampai dipolitisir,” katanya.