Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kelelahan Menunggu Lama, Ibu di Cilegon Pingsan saat Antre Bansos
Advertisement . Scroll to see content

Banyak Kutu di Beras Bantuan Kemensos untuk Warga Bangkalan, Wagub Jatim Minta Diganti 

Rabu, 04 Agustus 2021 - 19:52:00 WIB
Banyak Kutu di Beras Bantuan Kemensos untuk Warga Bangkalan, Wagub Jatim Minta Diganti 
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak saat mengecek kondisi beras bantuan sosial berkutu dari Kemensos di Kabupaten Bangkalan, Rabu (4/8/2021). (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

BANGKALAN, iNews.id - Bantuan beras sebanyak 3.000 paket dari Kementerian Sosial (Kemensos) untuk warga Kabupaten Bangkalan ditemukan berkutu. Wakil Gubernur Jawa Timur (Jatim) Emil Elestianto Dardak meminta agar beras itu segera diganti dengan yang baru.

Kemensos memberikan bantuan sosial berupa beras tersebut untuk membantu warga Bangkalan yang terdampak penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di tengah pandemi Covid-19. Selain berkutu, beras yang dikemas dengan bertuliskan "Bantuan Beras PPKM Darurat Kemensos RI" tersebut berwarna kuning.

"Saya mengapresiasi Pemkab Bangkalan dan saya berterima kasih kepada pak bupati dan kadinsos atas kerja cepatnya. Pagi-pagi bangun saya diberi info dan saya langsung lapor ibu gubernur dan ibu gubernur bilang untuk menindaklanjuti dengan segera," kata Emil Dardak saat mengecek kondisi beras bantuan sosial berkutu tersebut di Kabupaten Bangkalan, Rabu (4/8/2021).

Saat melakukan pengecekan, Wagub Jatim itu didampingi Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron dan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bangkalan Wibagio Suharta. Wagub Emil meminta agar bantuan tersebut tidak didistribusikan terlebih dahulu.

"Jadi tadi kita menemukan bahwa kualitas beras bantuan ini memang tidak baik. Tetapi sebenarnya banyak juga program-program bantuan pemerintah yang kualitas berasnya baik, termasuk yang dari Bulog itu baik," kata Emil Dardak.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut