Banjir Landa Sejumlah Desa di Jember, Ratusan Warga Mengungsi
Dua kecamatan tersebut diguyur hujan dengan intensitas tinggi sehingga debit air Sungai Gladak Puting meningkat. Hal ini membuat jebolnya empat tanggul di sungai tersebut jebol.
"Air menggenangi permukiman warga dengan ketinggian 60 cm hingga 2 meter. Petugas harus mengevakuasi warga yang rumahnya terendam hingga 1 meter lebih," tuturnya.
Dia menjelaskan, banjir di Kecamatan Tempurejo dan Ambulu mulai surut sehingga warga yang mengungsi di Balai Desa Wonoasri juga berkurang. Namun, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap ancaman bencana banjir yang datang sewaktu-waktu.
Sementara Pj Kepala Desa Wonoasri Budiono mengatakan banjir sudah mulai surut. Kantor desa tetap digunakan sebagai posko pengungsian karena ada beberapa titik banjir yang masih tinggi.
"Kami juga menyiagakan dapur umum karena ribuan warga yang terdampak banjir masih belum bisa memasak untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari," katanya.