Banjir Lahar Hujan Gunung Semeru Terjang Permukiman, Warga Lumajang Panik
Menurut keterangan warga bernama Lailatus, banjir datang secara tiba-tiba dengan suara gemuruh yang membuat panik seluruh penduduk.
"Orang pada mengungsi ke gunung dan hawanya juga katanya panas," kata Lailatus.
Sedangkan Danial, anggota Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Lumajang, menjelaskan bahwa pihaknya terus berkoordinasi untuk mengevakuasi warga dan memantau perkembangan banjir.
"Warga mengungsi di tempat aman di tempat evakuasi sementara karena di daerah Sumberlangsep itu ada beberapa material vulkanik sudah mulai masuk ke permukiman," ujar Danial.
Banjir lahar hujan Gunung Semeru ini terjadi setelah wilayah puncak diguyur hujan deras. Pos Pengamatan Gunung Api Semeru mencatat getaran banjir mencapai amplitudo maksimal 40 milimeter, menandakan intensitas aliran yang cukup besar dan berbahaya bagi permukiman di sekitar jalur lahar.
Editor: Kurnia Illahi