Banjir Bandang Terjang Mojokerto, 5 Rumah Rusak dan Puluhan Terendam
Selain hujan, banjir bandang juga akibat kiriman air dan material dari lereng Gunung Penanggungan. Material batu dan lumpur itu terbawa hingga masuk ke pemukiman warga.
Kepala BPBD Kabupaten Mojokerto Ahmad Zaini mengatakan, kawasan Mojokerto dilanda hujan intensitas tinggi setak Jumat sore hingga malam. Hal ini menyebabkan banjir bandang namun durasinya tidak lama hanya sekitar setengah jam.
“Jadi memang ada suara gemuruh dari Gunung Penanggungan. Suara itu ternyata membawa material batu dan lumpur,” katanya.
Zaini mengaku sudah menurunkan tim ke lokasi untuk melakukan pemantauan dan pendataan. Hasilnya, ada rumah dan jembatan penghubung desa yang rusak.
“Pemkab sudah sudah menyatakan tanggap darurat bencana banjir bandang. Kami akan mendatangkan alat berat ke lokasi untuk proses pembersihan,” tuturnya.
Editor: Donald Karouw