Balon Wali Kota Surabaya Machfud Arifin Positif Covid-19, Ini Kronologinya
“Saya minum obat selama seminggu. Kemudian tanggal 5 (September) saya tes swab dan dinyatakan negatif, sehingga tanggal 6 saya memberanikan diri dengan tetap menjaga protokol kesehatan. Saya pakai masker, face shield, dan sarung tangan mendaftar dalam kondisi yang tidak ada gangguan klinis,” katanya.
Machfud kemudian melakukan tes swab kembali di RSUD dr Soetomo Surabaya sebagai bagian dari tahapan pencalonan. Hasilnya ternyata positif Covid-19 lagi. Karena itulah dia melakukan isolasi mandiri lagi dan tidak melanjutkan tes kesehatan pada 8-9 September 2020.
“Alhamdulillah, saya sekarang dalam kondisi sangat prima,” ujarnya.
Diketahui, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya sempat menyampaikan ada satu balon kepala daerah di Surabaya positif Covid-19. Namun, KPU tidak mengungkap identitasnya. Kondisi ini sempat memunculkan polemik dan protes banyak pihak meminta KPU transparan, mengungkap identitas balon tersebut.
Editor: Ihya Ulumuddin