Bacaan Khususon untuk Orang yang Masih Hidup, Lengkap Tata Cara dan Artinya
Setelah itu, hadiah Al Fatihah kedua bisa dengan dikirimkan kepada para alim, guru, dan umat Islam terdahulu yang telah meninggal dunia. Hadiah Fatihah ini bersifat umum, untuk seluruh umat Muslim dan orang-orang yang telah berjasa, khususnya orang tua.
Bacaannya yakni: Tsumma ilaa hadh roti ikhwaanihi minal ambiyaa-i wal mursaliin. Wal auliyaa-i wasy syuhadaa-i wash sholihiin. Wal 'ulamaa-i wal mushonnifiin. Khushuushon sayyidina syaihkh 'abdil qoodiri jailaani rodiyalloohu 'anhu.
Tsumma ilaa jamii'i ahlul qubuur. Minal muslimiina wal muslimaat. Wal mu-miniina wal mu-minaat. Min masyaariqil Ardhi ilaa maghooribihaa. Khushuushon abaa-anaa wa ummahaatinaa. Wa ajdaadanaa wa jaddaatinaa. Wa masyaa yikhanaa wa masyayikha masyaa yikhinaa. Lahumul fatihah (membaca al-Fatihah)
Terakhir, baru mengirim Al Fatihah secara khusus, kepada orang yang akan kita kirimi hadiah Al Fatihah. Jika orang tua, dalam hal ini bapak dan ibu, maka bacaannya sebagai berikut:
Khushushon ilaa ruuhi abi ... (sebut namanya) bin ... (sebut nama ayahnya jika diketahui). Allahummaghfir lahu warhamhu wa ‘aafihi wa’fu ‘anhu, lahul faatihah.