Antisipasi Macet Libur Nataru, Ini Jalur Alternatif ke Wisata Kota Batu dan Gunung Bromo
Putu mengimbau kepada wisatawan ke Gunung Bromo melalui Kabupaten Malang untuk memeriksa kendaraan bermotornya, terutama fungsi kelayakan rem. Sebab jalan melalui Poncokusumo, Kabupaten Malang, kondisinya lebih curam dan berbahaya, dibandingkan dengan jalur melalui Pasuruan atau Probolinggo.
"Bagi yang mengakses Bromo melalui Malang, ini kondisinya cukup curam dan berbahaya walaupun fasilitas sudah kita tambah, namun lebih kita rekomendasikan untuk mengakses wisata gunung Bromo melalui Pasuruan maupun Probolinggo," katanya.
Pihaknya memprediksi peningkatan arus lalin di jalur menuju Kota Batu, Kota Malang hingga ke Wisata Gunung Bromo. Peningkatan ini ditandai dengan adanya okupansi perhotelan hingga 80 persen, sejak tanggal 21 Desember 2024.
"Kemudian berlanjut lagi di tanggal 28-29 Desember, okupansi hotel sudah mencapai 90 persen. Ini belum termasuk wisatawan yang tidak menginap. Ini perlu diantisipasi," tuturnya.
Terpisah, Kasatlantas Polres Malang AKP Widyagana Putra Dhirotsaha mengungkapkan, bila untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas itu pihaknya menyiapkan jalan alternatif di wilayah utara Kabupaten Malang. Total ada lima jalan alternatif yang disiapkan di jalur utara, mulai kawasan Kecamatan Lawang, Singosari, Karangploso hingga menuju Kota Batu.