Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Malam 1 Rajab 2025 Kapan? Ini Waktu, Bacaan Doa dan Amalannya
Advertisement . Scroll to see content

Amalan Saat Haid Agar Doa Dikabulkan 

Kamis, 11 Agustus 2022 - 16:33:00 WIB
Amalan Saat Haid Agar Doa Dikabulkan 
Amalan saat haid agar doa dikabulkan (ilustrasi).
Advertisement . Scroll to see content

SURABAYA, iNews.id - Amalan saat haid agar doa dikabulkan perlu diketahui perempuan muslim. Tujuannya agar, pahala tetap mengalir, meski tidak dalam kondisi suci. 

Begitulah, haid atau datang bulan menjadi penghalang bagi perempuan untuk menjalankan ibadah, seperti salat dan puasa. Sebab, Allah melarang seseorang yang sedang berhadas untuk beribadah, kecuali jika mereka telah kembali suci. 

Berdasarkan kitab Fathu al-qorib (taqrib), ada delapan jenis ibadah atau amalan yang dilarang saat haid, yakni salat, puasa, membawa alquran, membaca alquran, itikaf, masuk masjid, tawaf, berhubungan intim dengan suami atau bersenang-senang di sekitar organ kemaluan. 

Dukutip dari NUonline, ulama berbeda pendapat dengan delapan larangan yang dianut mayoritas ulama Syafi’iyah ini. Misalnya, madzhab Maliki secara mutlak membolehkan membaca alquran, dan madzhab Hanbali membolehkan i’tikaf di masjid.

Meski begitu, para perempuan yang memang memiliki kodrat datang bulan tak perlu khawatir. Sebab, masih ada amalan ibadah lain yang tetap bisa dikerjakan dan mendatangkan pahala. 

Menurut para ulama, di antara perkara yang boleh dan dianjurkan untuk dikerjakan oleh perempuan saat haid adalah sebagai berikut: 

Berdoa

Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), berdoa mengandung arti memohon, berharap atau memuji Tuhan (Allah). Semua itu adalah bentuk pendekatan diri makhluk kepada penciptanya. 

Karena itu, berdoa tetap dianjurkan bagi siapa pun, termasuk perempuan yang sedang haid. Sebab, berdoa tidak memerlukan wudhu (suci). Selain itu doa juga bisa diucapkan dalam bahasa apa saja. 

Peneliti el-Bukhari Institute Mho Juriyanto mengatakan, haid bukan penghalang terkabulnya doa. Karena itu meski dalam kondisi haid, perempuan tetap bisa memanjatkan doa dan insyallah dikabulkan. 

Hal itu seperti disebutkan dalam Darul Ifta’ Al-Mishriyah berikut; 

أنه يجوز للمرأة أن تدعو الله تبارك وتعالى فى وقت حيضها وفى أى وقت تريده، فإن الدعاء من العبادات التى لا تحتاج إلى طهارة صغرى أو كبرى، الوضوء أو الغسل، فهو من جملة ذكر الله تعالى .الدعاء فى حال الحيض مشروع وحسن ولا كراهة فيه فليس الحيض مانعًا من إجابة الدعاء بإجماع الأمة، فيشرع ذكر الله على أى حال تكون عليه المرأة من حيض أو جنابة 

Boleh bagi perempuan untuk berdoa kepada Allah saat ia sedang haid di waktu kapan saja. Ini karena doa termasuk ibadah yang tidak membutuhkan wudhu dan mandi wajib. Doa termasuk bagian berzikir kepada Allah. 

Berdoa saat haid hukumnya disyariatkan dan baik, dan tidak dimakruhkan. Haid bukan penghalang terkabulnya doa, menurut kesepakatan para ulama. Karena itu, disyariatkan bagi perempuan untuk berzikir kepada Allah kapan saja, baik dalam keadaan haid maupun junub.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut