Ada Pedagang Positif Corona, Pusat Grosir Surabaya Juga Ditutup
Selain menutup, siang tadi Tim Gugus Tugas Penanganan Virus Corona (Covid-19) Kota Surabaya sudah melakukan penyemprotan disinfektan di semua bangunan pasar. “Tidak hanya di dalam mal atau pasar, tetapi di area sekitar juga ikut disemprot hingga perkampungan,” katanya
Ketua Pelaksana Harian (Plh) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya, Eddy Christijanto menambahkan, penutupan dua pasar tersebut sebagai bagian dari protokol penanganan virus corona. Ketika ada satu orang yang positif di lingkungan tersebut, maka seluruhnya harus dikarantina selama 14 hari.
“Kami tidak akan berhenti memberikan edukasi kepada pedagang, kenapa, maksud dan tujuan dari diadakannya karantina,” katanya.
Eddy mengungkapkan, saat ini jumlah pasien positif corona mengalami kenaikan sekitar 33 pasien. Karena itu, pihaknya mengajak warga agar lebih waspada atas perkembangan ini. Semua ini dilakukan agar jumlah warga yang positif Covid-19 tidak bertambah lagi.
“Kita harus waspada dan lebih waspada dengan perkembangan ini. Tetap ikuti anjuran pemerintah,” katanya.
Editor: Maria Christina