Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Penggeledahan Kantor Dinkes Ponorogo Berlangsung 8 Jam, Sejumlah Dokumen Disita
Advertisement . Scroll to see content

9 Penyidik KPK Geledah Ruang Kerja Bupati Jombang

Senin, 05 Februari 2018 - 14:46:00 WIB
9 Penyidik KPK Geledah Ruang Kerja Bupati Jombang
Tim penyidik KPK menuju ruang Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko. (Foto: iNews/Mukhtar Bagus)
Advertisement . Scroll to see content

JOMBANG, iNews.id – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mendatangi ruang kerja Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko di Kantor Pemkab Jombang, Jawa Timur (Jatim) dan melakukan penggeledahan, Senin siang (5/2/2018).

Kedatangan penyidik KPK disambut oleh Wakil Bupati Jombang Munjidah Wahab dengan didampingi oleh sejumlah pejabat Pemkab Jombang lainnya. Setelah diterima wakil bupati, para penyidik KPK kemudian bergerak menuju ruang kerja bupati yang ada di lantai tiga.

Sebanyak sembilan orang penyidik KPK itu kemudian menggeledah ruang kerja bupati Jombang untuk mengumpulkan berbagai barang bukti terkait kasus dugaan suap yang kini menjerat Bupati Jombang Nyono Suharli. Hingga berita ini diturunkan, aktivitas penggeledahan oleh penyidik KPK masih terus berlangsung.


Sementara Wakil Bupati Jombang Munjidah Wahab mengatakan, dia tidak mengetahui terkait praktik pungutan liar (pungli) atau jual beli jabatan yang saat ini menjerat bupati Jombang. Namun menurut Munjidah Wahab, dalam pengangkatan pejabat di Pemkab Jombang selama ini sudah sesuai prosedur dan aturan yang ada.

“Ya kita tidak ada seperti itu. Jadi semuanya itu sesuai dengan aturan. Jadi untuk pelaksana tugas (plt), sesuai dengan aturan. Kalau memang plt mau mau jadi kepala dinas, ya juga ada prosesnya. Ada seleksi, juga nanti ada lelang jabatan. Semua harus dilalui sesuai aturan. Kita tunggu sajalah proses hukum yang sekarang dilakukan pihak terkait,” papar Munjidah Wahab.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut