7 Keris Sakti Berasal dari Pulau Jawa, Nomor 3 Dipercaya Miliki Kutukan
Sejak Pakubuwono III memberikan keris tersebut kepada Hamengkubuwono I, keris ini selalu menyertai raja. Dari Hamengkubuwono I hingga Hamengkubuwono X, pusaka ini selalu dipakai.
Sehingga pusaka tersebut hanya bisa dipegang oleh Sultan yang bertahta di Keraton Yogyakarta.
Termasuk pusaka di lingkungan Keraton Yogyakarta. Keris ini biasanya diberikan kepada putra mahkota. Dalam filsafat Jawa, keris merupakan senjata tradisional yang sangat berhubungan erat dengan kaum laki-laki.
Konon dalam sabda raja Sultan Hamengkubuwono X, dia akan menyempurnakan keris Kanjeng Joko Piturun yang merupakan pengubahan perjanjian Kerajaan Mataram.
Awalnya dimiliki oleh Taming sari. Hang Tuah mengambil keris ini karena telah berhasil mengalahkan Taming Sari dalam pertempuran.