6 Senjata Tradisional Jawa Timur, Nomor 3 Paling Mematikan dan Ditakuti
Bentuknya khas dan mudah dibedakan dari senjata tajam lainnya karena tidak simetris di bagian pangkal yang melebar, sering kali bilahnya berkelok-kelok, dan banyak di antaranya memiliki pamor (damascene), yaitu terlihat serat-serat lapisan logam cerah pada helai bilah.
Pada masa lalu keris berfungsi sebagai senjata dalam duel atau peperangan, sekaligus sebagai benda pelengkap sesajian. Pada penggunaan masa kini, keris lebih merupakan benda aksesori (ageman) dalam berbusana, memiliki sejumlah simbol budaya, atau menjadi benda koleksi yang dinilai dari segi estetikanya.
2. Buding

Senjata tradisional Jawa Timur yang masih bertahan sampai sekarang yakni buding. Senjata tradisional ini berasal dari Suku Osing di Banyuwangi, wilayah di bagian timur Jatim.
Buding yakni senjata berbentuk pisau besar yang mirip seperti golok dengan sarung yang terbuat dari kayu. Selain untuk melindungi diri, jenis senjata ini biasa digunakan masyarakat untuk berkebun. Bahkan karena bentuknya yang besar dan kokoh senjata ini kerap digunakan untuk memotong kayu atau pohon.
3. Celurit

Senjata tradisional Jawa Timur ini terkenal sangat mematikan. Bentuknya yang melengkung dengan ujung yang runcing menjadikan jenis senjata ini sangat tajam dan ditakuti.