Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polisi Olah TKP Teror Rumah Warga Probolinggo, Pelaku Terekam CCTV Lempar Bahan Peledak
Advertisement . Scroll to see content

54 Bom Pipa Ditemukan di Rumah Pelaku Ledakan Mapolrestabes

Selasa, 15 Mei 2018 - 18:26:00 WIB
54 Bom Pipa Ditemukan di Rumah Pelaku Ledakan Mapolrestabes
Petugas membawa tujuh kantong diduga berisi bahan peledak dari rumah kontrakan yang dihuni Tri Murtono, terduga pelaku ledakan di Mapolrestabes Surabaya, Selasa (15/5/2018). (Foto: iNews.id/Ihya Ulumuddin).
Advertisement . Scroll to see content

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan, ditemukan sejumlah bom pipa aktif di rumah Tri. ”Ada juga detonator,” kata dia.

Sementara itu Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan mengatakan, bom telah diledakkan dengan cara dikubur lebih dulu di tanah dengan kedalaman tertentu. ”Setelah itu ditimbun menggunakan pasir dan diledakkan karena polanya seperti itu," kata Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan, Selasa (15/5/2018)

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengungkapkan, Pemkot Surabaya menawarkan lahan untuk digunakan peledakan bom itu kepada Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan.

”Karena awalnya bom akan dibawa ke Pusdik Brimob di Watu Kosek, Pasuruan. Itu terlalu jauh. Gak usah lah Pak (Kapolrestabes), saya carikan lahan di sekitar situ. Akhirnya, kita siapkan lahan BTKD (Bekas Tanah Kas Desa) di Medokan Sawah Timur yang luas, sekarang kita sedang melakukan penggalian di sana,” kata Risma.

Mengantisipasi serangan teroris, Pemkot Surabaya juga tengah menyiapkan alat untuk mendeteksi dini warga-warga yang mencurigakan. Nantinya, Pemkot Surabaya bisa memantau warga itu apakah baru kembali dari luar negeri atau bagaimana, sehingga pengembangan alat ini nanti akan bekerjasama dengan pihak Imigrasi dan pihak kepolisian.
“Semoga segera selesai. Nanti kalau sudah siap, akan saya sampaikan ke teman-teman media,” kata dia.

Selain itu, Wali Kota Risma memastikan bahwa saat ini Pemkot Surabaya juga membentuk trauma center untuk mendampingi anak-anak korban bom di Surabaya. Meskipun, sejak awal kejadian, tim psikolog Pemkot Surabaya sudah mendampingi pihak keluarga yang menjadi korban bom.

Editor: Zen Teguh

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut