Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Duka Kloter 12 Malang, 2 Jemaah Haji Meninggal Dunia di Pesawat dan Bus
Advertisement . Scroll to see content

5 Fakta Suami Diduga Racuni Istri hingga Tewas di Malang, Nomor 3 Tak Disangka-sangka

Jumat, 26 Januari 2024 - 06:24:00 WIB
5 Fakta Suami Diduga Racuni Istri hingga Tewas di Malang, Nomor 3 Tak Disangka-sangka
Polisi olah TKP kasus suami diduga meracuni istri hingga tewas di Perumahan Bumi Mondoroko Raya Blok G01 Nomor 32 RT 4 RW 15 Desa Watugede, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur. (Foto: MPI/Avirista M)
Advertisement . Scroll to see content

"Kemudian ditemukan ada sisa-sisa juga ada botol cairan pembersih lantai, apakah itu yang diminum korban saat ini masih pendalaman," ujar Masyhur Ade.

Polisi juga menemukan sisa muntahan cairan pembersih lantai di pakaian korban dan pakaian anak korban yang digunakan untuk mengelap bekas muntahan.

"Baju korban juga ada bekas muntahan. Kemudian juga ada kain lap yang dari baju anaknya, yang ada sisa muntahan," ucapnya.

5. Korban Meninggal Diduga Diracun

Usai ditemukan lemas di kamar rumah korban oleh tetangga, DS dilarikan ke RS Marsudi Waluyo, Karanglo, Singosari. Saat di rumah sakit inilah dia sempat diperiksa tim medis dan disimpulkan adanya dugaan meminum cairan pembersih lantai.

"Yang jelas keterangan dari medis, yang bersangkutan mengonsumsi pembersih lantai," ujar Kapolsek Singosari Kompol Masyhur Ade.

Tapi apakah DS ini meminum racun cairan pembersih lantai secara sadar atau dipaksa DMM, suaminya hal ini masih didalami kepolisian. Sebab sejauh ini proses autopsi ke korban masih dilakukan di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang. 

Sementara suami korban yang sempat kabur usai sang istri lemas di rumah sudah berhasil diamankan oleh polisi. Korban sendiri akhirnya mengembuskan napas terakhir usai dirawat di RS Marsudi Waluyo, pada Rabu malam (24/1/2024) pukul 20.00 WIB.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut