Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polisi Tangkap Tersangka Kedua Pembunuh Mahasiswi UMM di Pamekasan
Advertisement . Scroll to see content

4 Mahasiswa UMM Berhasil Ciptakan Sarung Tangan Pencegah Saraf Terjepit 

Senin, 06 September 2021 - 15:01:00 WIB
4 Mahasiswa UMM Berhasil Ciptakan Sarung Tangan Pencegah Saraf Terjepit 
Mahasiswa UMM melakukan uji laboratorium atas alat pendeteksi syaraf terjepit, Senin (6/9/2021). (Foto: Okezone/Avirista Midaada).
Advertisement . Scroll to see content

MALANG, iNews.id - Empat mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menciptakan alat untuk menanggulangi Carpal Tunnel Syndrome (CTS) atau terjepitnya saraf di pergelangan tangan. Penyakit ini kerap muncul pada orang-orang yang sering menggunakan tangan secara berulang dalam bekerja. 

Keempat mahasiswa tersebut yakni Arif Kusuma, Aurizan Adli, Agam Siswanto Hardoyo, dan Waldiyansyah Rizkyfi Makky. Mereka bekerja sama menciptakan alat bernama Medical Wristband untuk menanggulanginya.

Salah satu anggota tim, Arif Kusuma Firdaus, mengatakan penyakit ini umumnya menyerang pegawai kantoran, pemetik daun teh, pelinting rokok, dan juga gamer professional. Hal ini disebabkan penggunaan tangan yang berulang dan dalam jangka waktu yang lama, utamanya saat bekerja dalam waktu panjang.

"Bagi para pekerja, penyakit ini cukup mengganggu produktivitas. Jika telah terkena sindrom ini, pergelangan tangan akan terasa sakit jika dipakai bergerak agak berat atau secara terus menerus. Hal ini akan berpengaruh pada kehidupan sehari-hari serta aktivitas di tempat kerja," katanya, Senin (6/9/2021).

Arif menjelaskan, Medical Wristband yang dirancang timnya ini berbentuk sarung tangan. Pada bagian tengah alat ditanamkan sensor untuk mendeteksi gerakan di pergelangan tangan, khususnya gerakan ke arah ibu jari (radial deviasi). Informasi yang diperoleh dari sensor akan dikirim ke microcontroller Arduino untuk diproses.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut