Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tragis, Nelayan di Lampung Timur Tewas Ditebas Teman Pakai Golok
Advertisement . Scroll to see content

39.000 Pelampung Bergambar Bupati Jember Faida Mangkrak di Gudang 

Jumat, 19 Maret 2021 - 10:38:00 WIB
39.000 Pelampung Bergambar Bupati Jember Faida Mangkrak di Gudang 
Lebih dari 39.000 pelampung bantuan untuk nelayan mengkrak di gudang Pemkab Jember. (antara).
Advertisement . Scroll to see content

"Ini aneh, bupatinya sudah ganti, tapi pelampung masih numpuk dan ada gambar bupati lama. Jumlahnya 39.405 pelampung. Temuan ini setidaknya menjadi rujukan bagi BPK dari kemungkinan adanya unsur penyelewengan," kata Anggota Komisi B DPRD Jember, David Handoko Seto, Jumat (19/3/2021). 

Sementara Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perikanan Tigo Dewanto membenarkan bahwa pengadaan pelampung dilakukan akhir 2018 dan baru diserahterimakan kepada Dinas Perikanan pada 2019. Namun saat itu dia masih sebagai Kabid di OPD tersebut, sehingga tidak tahu banyak.

"Berdasarkan data, ada 55.000 life jacket dengan dua jenis dengan rincian 22.000 unit dan 33.000 unit yang sudah berSNI. Setelah diterima dinas perikanan tidak segera disalurkan karena ada permintaan dari atasan (Bupati Faida) saat itu untuk membranding gambar bupati dan wabup," katanya.

Menurut dia, seluruh nelayan sudah mendapatkan pelampung sesuai dengan data jumlah kapal, baik kecil, sedang, dan besar di beberapa kecamatan pesisir. Jumlahnya sebanyak 2.734 unit kapal dengan rincian masing-masing kapal besar mendapatkan 30 pelampung, kapal sedang 15 pelampung dan kapal kecil atau jukung empat pelampung.

"Yang sudah didistribusikan sebanyak 15.595 unit pelampung, sehingga sisanya 39.405 pelampung masih disimpan di gudang aula Guru Joko Tole. Kami masih akan menunggu arahan lebih lanjut untuk distribusi sisanya," ujarnya.

Editor: Ihya Ulumuddin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut