3 Kecamatan di Sumenep Terdampak Gempa Bumi, Puluhan Rumah Warga Rusak
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep menyatakan, mendapat laporan kerusakan rumah warga di tiga kecamatan. Ketiganya yakni Kecamatan Batu Putih, Manding, dan Dasuk.
Pimpinan dan staf BPBD Sumenep langsung turun ke lapangan dibantu perangkat desa dan kantor kecamatan setempat. Sesuai hasil laporan dan pemantauan di sejumlah lokasi terdampak gempa, terdapat lebih dari 43 bangunan milik warga di tiga kecamatan itu yang mengalami kerusakan.
Dia melanjutkan, sudah menyiapkan bantuan kedaruratan bagi korban gempa bumi di tiga kecamatan setempat. "Kami masih akan turun ke lapangan lagi untuk mengecek atau verifikasi semua laporan dan informasi yang masuk," kata Kepala BPBD Sumenep, A Rahman Riadi, Kamis (14/6/2018).
Diketahui, posisi gempa bumi di Sumenep terjadi pada koordinat 6.88 LS dan 113.94 BT, tepatnya di darat pada jarak sekitar 6 kilometer (Km) arah Timur Laut Sumenep dengan kedalaman 12 Km.
Kepala Balai Besar MKG Wilayah III Denpasar, M Taufik Gunawan mengatakan, gempa bumi yang terjadi di Sumenep merupakan jenis gempa bumi intraplate dengan hiposenter dangkal akibat aktivitas patahan lokal. Hasil analisa pemodelan yang dilakukan BMKG menunjukkan, gempa bumi di Sumenep tidak berpotensi tsunami.
Editor: Donald Karouw