Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, KAI Daop 8 Surabaya Layani 38.000 Penumpang
Advertisement . Scroll to see content

24.318 Penumpang Mudik Lewat Stasiun Malang, Paling Banyak dari Yogyakarta

Jumat, 28 April 2023 - 19:49:00 WIB
24.318 Penumpang Mudik Lewat Stasiun Malang, Paling Banyak dari Yogyakarta
Penumpang antri menaiki KA Penataran di Stasiun Malang. (Foto: Avirista Midaada)
Advertisement . Scroll to see content

MALANG, iNews.id - Sebanyak 24.318 penumpang memanfaatkan moda transportasi kereta api melalui Stasiun Malang selama masa arus mudik dan balik. Jumlah itu merupakan penumpang yang berangkat dan tiba di Stasiun Malang dari beberapa kereta api jarak jauh.

Manajer Humas PT KAI Daop 8 Surabaya Luqman Arif menjelaskan, Stasiun Malang menjadi stasiun ketiga tersibuk di wilayah KAI Daop 8 Surabaya. Tercatat hingga H+5 pada Jumat (28/4/2023) di Stasiun Malang ada setidaknya 21.326 pemudik yang tiba dari beberapa tujuan di wilayah barat dan timur Malang.

"Pelanggan yang paling banyak tiba di Stasiun Surabaya Gubeng 42.630, Surabaya Pasarturi 35.051, Malang 21.326, dan lainnya tiba di stasiun wilayah Daop 8 Surabaya," ucap Luqman Arif melalui keterangan tertulisnya, Jumat (28/4/2023). 

Sedangkan angka keberangkatan penumpang melalui kereta api jarak jauh dari Stasiun Malang juga tergolong tinggi. Tercatat sebanyak 3.082 penumpang berangkat dari H+1 hingga Jumat ini pada H+5 Lebaran.

"Urutan terbanyak berada di Stasiun Surabaya Pasarturi 5.268 pelanggan, Stasiun Surabaya Gubeng 4.843 pelanggan, dan Stasiun Malang sebanyak 3.082 pelanggan. Selebihnya dari keberangkatan stasiun lain wilayah Daop 8 Surabaya," katanya. 

Secara akumulasi total, pengguna KA mengalami peningkatan dibandingkan lebaran tahun lalu. Catatan KAI Daop 8 Surabaya ada sekitar 126.429 pengguna KA yang tiba.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut