2 Nelayan Hilang Digulung Ombak di Tulungagung, 1 Tewas dan Lainnya dalam Pencarian
"Kemarin hari Minggu (14/6/2020) satu jenazah nelayan pemancing ditemukan nelayan di sekitar Pantai Popoh. Laporan yang kami terima, ada pemancing yang hilang tenggelam. Satu ditemukan, jadi satu masih pencarian," kata Peltu Iswahyudi.
Dua nelayan pemancing asal Lumbang Pasuruan dan warga asli Besole, Tulungagung itu sebelumnya dilaporkan hilang pada Sabtu (13/6/2020) sekitar pukul 15.20 WIB. Kapal sulawesian keduanya dilaporkan bergerak ke tengah Perairan Popoh.
Namun, karena sampai pada Minggu (14/6/2020) tidak kembali, tetangga korban atas nama Sukri melaporkan ke posmat TNI AL Popoh pukul 11.30 WIB. Diduga, kapal korban pecah dihantam ombak karena cuaca yang tidak bersahabat.
Sore harinya, sekitar pukul 16.15 WIB korban atas nama Abdul Wahid ditemukan nelayan di sekitar dekat perairan Prigi dengan kondisi sudah meninggal. Sementara untuk korban nelayan atas nama Yopi, sampai saat ini masih dalam pencarian.
Selain insiden yang menimpa kedua pemancing (Yopi dan Abdul Wahid), insiden kecelakaan di tengah laut juga terjadi dua pekan sebelumnya pada 25 Mei di sekitar perairan yang sama.
Insiden itu dialami nelayan andon, seorang pendatang asal Semarang bernama Agus Purwanto (43). Saat kejadian, sekitar pukul 08.30 WIB, yang bersangkutan beraktivitas merapikan jaring dengan posisi di pinggir lambung kanan geladak utama. Saat itu dalam proses menunggu antrean untuk proses pemindahan ikan tangkapan dari geladak ke palka belakang.