Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Keistimewaan Sultan Agung, Bisa Pergi Secepat Kilat Sujud di Makkah Setiap Jumat
Advertisement . Scroll to see content

1 Suro, Asal Usul Kalender Jawa Ciptaan Sultan Agung Hasil Akulturasi dengan Islam

Minggu, 31 Juli 2022 - 14:23:00 WIB
1 Suro, Asal Usul Kalender Jawa Ciptaan Sultan Agung Hasil Akulturasi dengan Islam
Raja Mataram Islam Sultan Agung Hanyokrokusumo pencetus asal usul kalender Jawa hasil akulturasi dengan Islam. (Foto: ist)
Advertisement . Scroll to see content

Penanggalan Jawa menyebut Minggu dengan Radite, Senin dengan Soma, Selasa dengan Anggara, Rebo dengan Budha, Kamis dengan Respati, Jumat atau Jemuwah dengan Sukra dan Sabtu atau Setu dengan Tumpak atau Saniscara.

Orang Jawa juga mengenal perhitungan satu windu, yakni 8 tahun. Kemudian tahun panjang berumur 355 hari yang disebut wuntu dan tahun pendek yang berumur 354 hari yang bernama wastu.     

Pengubahan sistem penanggalan yang dilakukan Sultan Agung diikuti dengan pengabdosian nama bulan-bulan Islam. Nama-nama bulan Islam dijawakan. Seperti Suro atau Sura untuk menyebut Muharam yang usianya 30 hari.

Kemudian Safar menjadi Sapara (29 hari), Rabiul Awal menjadi Mulud (30 hari), Rabiul Akhir menjadi Bakdamulud (29 hari), Rajab menjadi Rejeb (30 hari), Syakban menjadi Ruwah (29 hari), Ramadan menjadi Poso (30 hari) hingga Zulhijah menjadi Besar (29/30 hari). 

Orang Jawa juga mengenal istilah penanggalan tahun Alif (354 hari), tahun Ehe (355 hari), tahun Dal (354 hari), tahun Wawu (354 hari) dan hingga tahun Jimakir (355 hari). 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut