1 Desa di Lamongan Terendam Banjir selama Sebulan, Warga Terpaksa Gunakan Perahu
Meski banjir tak surut dengan ketinggian air cukup tinggi, warga tetap nekat melintas. Hal ini karena jalan tersebut merupakan satu-satunya akses penghubung bagi masyarakat setempat, termasuk para pelajar.
Selain merendam jalan utama, banjir juga menggenangi berbagai fasilitas umum. Sejumlah gedung sekolah, tempat ibadah, hingga ratusan rumah warga ikut terdampak.
Salah satu warga Makin mengatakan, banjir yang disebabkan luapan Sungai Bengawan Njero ini telah berlangsung selama satu bulan. Namun, warga mengaku hingga saat ini belum menerima bantuan dari pemerintah.
"Di sini sudah sebulan banjir belum surut. Ketinggian sekitar 30 sentimeter, belum ada bantuan," ujarnya, Senin (12/1/2026).
Kondisi tersebut membuat warga berharap adanya bantuan logistik, khususnya bahan makanan dan obat-obatan. Warga mengaku sejak banjir Lamongan sebulan tak surut melanda, belum ada bantuan yang mereka terima dari pihak terkait.