Yunahar Ilyas di Mata Buya Syafii Maarif dan Busyro Muqoddas
Sementara itu, Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Bidang Hukum dan HAM sekaligus mantan Wakil Ketua KPK, Busyro Muqoddas mengatakan almarhum memiliki karakter yang terbina sejak muda. Sampai Busyro mengatakan almarhum terus menjadi ulama yang bisa menjaga martabat atau marwahnya. Hal itu menurutnya direfleksikan dalam sikapnya secara individu atau sikap-sikap yang terkait dengan keulamaannya yang sifatnya istiqamah.
“Beliau konsisten menjaga marwah itu,”tutur Busyro.
BACA JUGA: Haedar Nashir: Ceramah Almarhum Yunahar Ilyas Mudah Dicerna Awam
Sosok Yunahar, kata Busyro merupakan model spiritual untuk bangsa ke depan. Beliau memiliki banyak pemikiran untuk mengatasi degradasi spriritual. Untuk itu dia memandang pendidikan ulama yang modern yang berkemajuan tidak hanya terbatas pada dunia fikih saja.
Namun bisa mencakup bidang-bidang kemampuan untuk memberikan pencerahan seperti bidang ekonomi, sosial, politik, hukum, hak asasi manusia, lingkungan, dan lainnya. Selama bertugas di PP Muhammadiyah, Yunahar membidangi fikih dan tarjih. Hal ini sesuai dengan keilmuan yang dimiliki dan diraihnya hingga meraih gelar profesor.
“Beliau sangat hati-hati, tidak mudah menerima atau menolak sesuatu apapun,” ucapnya.
Editor: Rizal Bomantama