Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kejari Lombok Tengah Tahan 4 Tersangka Korupsi Pengadaan Truk Sampah Rp5,1 Miliar
Advertisement . Scroll to see content

Warga Yogyakarta Diingatkan Tragedi 'Kiamat Sampah' Setahun Lalu

Kamis, 20 Februari 2020 - 19:45:00 WIB
Warga Yogyakarta Diingatkan Tragedi 'Kiamat Sampah' Setahun Lalu
Ilustrasi petugas DLH Kota Yogyakarta menyemprot disinfektan di tumpukan sampah di salah satu tempat pembuangan sampah sementara (Foto: DLH Kota Yogyakarta)
Advertisement . Scroll to see content

DLH Kota Yogyakarta saat itu harus mengerahkan petugas untuk penyemprotan desinfektan ke tumpukan sampah guna mengurangi bau busuk yang menyengat.

"Setahun yang lalu, saat TPA Piyungan dibuka kembali dan kami bisa membersihkan tumpukan sampah yang sudah menggunung di depo-depo sampah, kami bahkan menemukan sepeda motor roda tiga yang tertimbun sampah di depo Purawisata," ujarnya.

Dia menceritakan, pembersihan sampah dari Depo Purawisata membutuhkan 28 kali pengambilan menggunakan truk sampah ukuran besar. Suyana berharap masyarakat bisa melakukan pengelolaan sampah rumah tangga dengan memilah sampah organik dan anorganik.

Sampah organik bisa dikelola menjadi kompos, sedangkan sampah anorganik dimasukkan ke bank sampah. Semakin banyak sampah dibuang ke TPA Piyungan, maka berpotensi meningkatkan produksi gas metana di lokasi tersebut.

"Gas metana ini berbahaya karena bisa melubangi lapisan ozon. Jika ozon berlubang maka suhu udara di bumi akan mengalami kenaikan dan dampaknya bermacam-macam seperti banjir rob serta suhu udara terus naik," ucapnya lagi.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut