Warga Terdampak Jalan Tol Semarang-Demak Terima Uang Kerohiman, Segini Besarannya
Sebab, jalan tol tersebut selain memperlancar arus lalu lintas di jalur Pantai Utara Jawa, juga berfungsi sebagai penahan rob yang kerap menerjang wilayah bagian utara Semarang dan Demak.
"Kami berterima kasih sekali kepada warga yang tanahnya terdampak dan bersedia menerima kerohiman,” katanya.
Ia berharap, uang kerohiman itu bisa dimanfaatkan untuk investasi produktif. Sebab, sebagian besar tanah warga penerima kerohiman sebelumnya berupa tambak ikan, kemudian sekarang kondisinya sudah tidak dapat menghasilkan lagi akibat terkena rob.
Sementara itu, Kepala Bagian Umum dan Tata Usaha Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Jateng-DIY, Galih Baskara Aji mengatakan, pembangunan jalan Tol Semarang - Demak merupakan salah satu proyek stategis nasional.
Tujuan pembangunan ini antara lain memperlancar arus logistik di pantura Jawa, utamanya Semarang - Demak dan sebaliknya, sekaligus untuk menangani banjir dan rob yang kerap terjadi di wayah tersebut.