Warga NU Purworejo Dukung Ma'ruf Amin, Targetkan Raih 80 Persen Suara

Dalam kesempatan itu Ma’ruf juga menyinggung maraknya kabar tentang fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang mengharamkan golput. Dia menegaskan, seruan itu sudah ada sejak 2014 agar masyarakat Indonesia dapat menyalurkan suaranya. Sementara ini, ada isu kelompok tertentu yang akan mempengaruhi masyarakat tidak datang ke TPS.
"Fatwa itu sudah lama dikeluarkan oleh MUI, menolak hoaks dan menangkal upaya untuk golput" tuturnya. "Ketika golput semakin sedikit, maka ada kepercayaan terhadap sistem negara. Serta pada saat ini agar memilih pemimpin yang dapat dipercaya untuk membangun bangsa," kata Mustasyar PBNU tersebut.
Sementara itu Pengasuh Pondok Pesantren Al-Iman, Habib Hasan Bin Aqil Baabud mengatakan, pondok pesantren Al-Iman dan warga NU Purworejo mendukung penuh pasangan nomor urut 01.
Dirinya bersama jamaah, santri dan alumninya, siap berjuang untuk pemenangan pasangan Jokowi-Ma’ruf dengan target suara sekitar 80 persen. Habib Hasan menyakini, pada saat ini masyarakat Purworejo yang mendukung pasangan nomor urut 01 telah mencapai 70 persen.
"Kebetulan sebagai Rais Syuriah untuk merapatkan barisan warga NU. Ada yang juga lewat warga NU, kaum santri, dan bersama kaum nasionalis," katanya.
Habib Hasan menambahkan, banyak hoaks yang beredar di masyarakat, karena hoaks itu sudah biasa ditujukan kepada NU. Karena itu, dia mengajak masyarakat Purworejo ikut berjuang melawan hoaks dan fitnah yang sering dilontarkan oleh kelompok anti-NU.
"Kita harus berjuang menjaga Marwah kiai, di antaranya, dengan menjawab semua hoaks yang beredar di masyarakat. Khususnya hoaks yang ditujukan kepada NU. Sebab mereka yang anti NU itu hasudnya paling gede, serta biasa melakukan konsolidasi, dan melakukan koordinasi terkait penyebaran hoaks," kata dia.
Editor: Zen Teguh