BOYOLALI, iNews.id - Warga Pranggong Andong Kabupaten Boyolali sukses bisnis pembibitanpohon pisangcavendis. Dalam satu bulan, mereka bisa meraup keuntungan hingga Rp8 juta.
Kini usaha pembibitannya sudah merambah sejumlah daerah di Jawa Tengah, Jawa Timur dan Jawa Barat.
Hari Santri Nasional, Santri di Boyolali Kirab 1.000 Meter Bendera Merah Putih
Adalah Wagimin, salah satu warga Desa Pranggong yang dibantu sejumlah karyawannya berhasil mengembangan usaha pembibitan pohon pisang cavendis.
Usaha yang dimulai sejak awal pandemi Covid-19 ini terus membesar dan saat ini telah memperkerjakan lima orang yang berasal dari lingkungan desanya.
BPBD Boyolali Imbau Warga Waspadai Banjir di Tempat Penambangan Pasir saat Hujan
Wagiman mengatakan, ide awal usaha bermula saat pandemi banyak waktu di rumah dan banyak lahan kosong di daerah, lalu mencoba untuk menanam pohon pisang cavendis.
“Namun permintaan di pasar yang laris justru bibit pohon pisang, lalu saya memilih untuk beralih menjadi usaha pembibitan,” katanya, Selasa (25/10/2022).
Kasus KDRT Hingga Tewas di Boyolali, Pelaku Kesal Minta Uang Tak Diberi
Dia menjelaskan, cara pembibitan yakni bonggol pisang yang sudah keluar tunasnya dipisah. Setelah tunas terpisah lalu dicuci hingga bersih untuk menhilangkan jamur yang menempel.
Setelah itu, lanjut dia, dimasukkan ke polybag ukuran 20x30 dan diberi tanah lalu dikaratina hingga berumur 2,5 bulan, kemudian baru dijual.
Polisi Dalami Motif Kasus KDRT yang Tewaskan Perempuan di Boyolali
“Untuk satu tunas dijual antara Rp15.000 hingga Rp22.000. Dalam satu bulan bisa mendapatkan omzet hingga Rp8 juta,” ujarnya.
Editor: Ahmad Antoni