Wali Kota Solo Buka Peluang Lockdown Lokal karena Kasus Covid-19 Melonjak
SOLO, iNews.id - Kasus positif Covid-19 di Solo beberapa akhir ini terus menonjak. Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo pun membuka peluang lockdown skala lokal di wilayahnya.
Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Solo mencatatkan 29 kasus baru pada Rabu (15/7/2020). Sehari sebelumnya atau pada Selasa (14/7/2020) juga ada tambahan 18 orang. Pada Kamis (16/7/2020), bertambah lagi 23 kasus.
Tambahan kasus baru itu terbagi menjadi beberapa klaster, meliputi Klaster Kupat Tahu, Klaster Pasar Harjodaksino, Klaster Penumping-Karangasem, dan Klaster Nakes RSUD dr Moewardi. Selain itu, terdapat pula kasus pengembangan dari tracing dan kasus mandiri.
Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, membuka peluang karantina atau lockdown lokal di wilayah temuan kasus-kasus itu. Klaster Kupat Tahu, misalnya, berpusat di Kelurahan Purwosari, Kecamatan Laweyan.
Begitu pula Klaster Pasar Harjodaksino dan Penumping-Karangasem. Selain itu, Wali Kota juga membuka kemungkinan karantina kelurahan dengan jumlah kasus tertinggi, seperti Jebres dan Mojosongo.