Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kebakaran di Surabaya, Lansia Pemilik Toko Ditemukan Tewas dalam Kamar Mandi
Advertisement . Scroll to see content

Wali Kota Semarang Tegaskan Kebakaran Relokasi Pasar Johar Tak terkait Penataan

Jumat, 04 Februari 2022 - 08:20:00 WIB
Wali Kota Semarang Tegaskan Kebakaran Relokasi Pasar Johar Tak terkait Penataan
Para pedagang tampak sedih karena kiosnya ludes terbakar pada Rabu (2/2) malam. (iNews.id/Antoni)
Advertisement . Scroll to see content

Hendi memastikan tidak ada korban jiwa dan hanya kerugian materi saja pada kebakaran Relokasi Pasar Johar Kendati demikian, dirinya dalam waktu dekat akan melakukan tinjauan langsung kepada para pedagang yang menjadi korban kebakaran.

"Saya akan segera menemui korban dan menanyakan apa yang mereka inginkan, nanti kita serap dan apa saja yang mereka butuhkan untuk bisa cepat jualan lagi," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang Nurkholis mengatakan hingga Kamis (3/2/2022) pagi tercatat 163 pedagang yang terdampak akibat kebakaran yang terjadi dan data ini diperkirakan masih akan terus bertambah seiring dengan pendataan yang dilakukan oleh pihaknya.

Terkait dengan tempat relokasi para pedagang yang menjadi korban kebakaran, Nurkholis mengatakan jika saat ini tengah melakukan pengukuran di Pasar Kanjengan sehingga bisa diketahui berapa banyak jumlah pedagang yang bisa tertampung di sana. "Kami menghitung untuk pedagang yang aktif saja untuk yang kemudian dilakukan relokasi," ujarnya.

Seperti diberitakan, kebakaran hebat terjadi di kompleks Relokasi Pasar Johar di kawasan Masjid Agung Jawa Tengah pada Rabu (2/2/2022) malam.

Api terlihat pertama berkobar di Blok F sekitar pukul 18.40 WIB dan dengan cepat menjalar sehingga membakar puluhan kios dan lapak mulai Blok F1 hingga F9.

Kebakaran akhirnya dapat dipadamkan petugas damkar bersama sukarelawan dan para pedagang sekitar pukul 23.00 WIB.

Editor: Ahmad Antoni

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut