Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tukang Kelet Hewan Kurban di Salatiga Meninggal saat Bertugas, Diduga Serangan Jantung
Advertisement . Scroll to see content

Wali Kota Semarang Dorong Pembangunan melalui Inovasi Tanpa Bergantung APBD

Kamis, 04 November 2021 - 07:20:00 WIB
Wali Kota Semarang Dorong Pembangunan melalui Inovasi Tanpa Bergantung APBD
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat memimpin rapat koordinasi di Situation Room, Balai Kota Semarang. Foto/IST
Advertisement . Scroll to see content

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah terlibat aktif dalam menjaga masivitas pembangunan di Kota Semarang. Harapannya keterlibatan pihak - pihak yang sudah berkontribusi ini juga dapat memantik keterlibatan lebih banyak pihak lagi," katanya. 

Menurutnya, dengan konsep pembangunan Bergerak Bersama, Pemerintah Kota Semarang terbuka pada siapapun yang ingin berkontribusi dalam pembangunan. "Kuncinya adalah taat asas dan aturan," ujarnya.

Di sisi lain, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Semarang, Ali, meyakinkan bahwa meski ada keterlibatan swasta dalam pembangunan sejumlah taman, namun kualitas pembangunan ada dalam pengawasannya bersama jajaran. 

"Jadi sebelum mulai dibangun, kami melakukan pengecekan dulu terkait rencana pembangunannya, agar bisa sesuai dengan standar kualitas Pemerintah Kota Semarang, dalam hal ini Disperkim," kata dia

Sementara itu, Kepala Bidang Pertamanan Disperkim Kota Semarang Murni Ediati mengatakan, untuk saat ini inisiasi keterlibatan pihak swasta dalam sejumlah project pembangunan memang lahir dari Pemerintah Kota Semarang. 

"Untuk yang sudah terealisasi sekarang memang dari pihak kami yang mengajukan proposal, karena salah satu fokus inovasi kami adalah mendorong pembangunan supaya tidak bergantung pada APBD saja," ujarnya.

Editor: Ahmad Antoni

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut