Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polisi Gerebek Rumah Mewah Jadi Markas Judol di Batam, Omzet Sebulan Rp10 Miliar
Advertisement . Scroll to see content

Viral Rumah Mewah Bertuliskan: Demi Allah, Kami Warga Miskin Penerima PKH–BPNT

Selasa, 05 Mei 2020 - 10:44:00 WIB
Viral Rumah Mewah Bertuliskan: Demi Allah, Kami Warga Miskin Penerima PKH–BPNT
Rumah mewah bertuliskan keluarga miskin di Pekalongan (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

"Dengan ditempel seperti itu, harapannya bantuan benar -benar sampai pada warga miskin yang berhak menerima," katanya.

Sejumlah warga tetap memasang dan tidak mencopotnya bahkan penghuni cenderung cuek saja di lebel sebagai warga miskin. Namun ada pula yang merasa malu dan siap mengembalikan, karena sudah sebagai warga yang mampu.

“Saya sudah sejak tahun 2015 menerima bantuan sosial ini, karena waktu itu memang kondisi ekonomi benar- benar terpuru. Namun saat ini kami sudah lumayan bagus, sehingga ketika ditempel sebagai warga miskin saya rasanya malu dan ingin mengembalikan," kata Murdiyanti, warga rumah bagus penerima PKH dan BPNT.

Warga yang kondisinya sudah mampu ini jumlahnya sekitar 10 persen di setiap desa seluruh kabupaten Pekalongan. Mereka seharusnya sudah tidak berhak menerima dana PKH dan BPNT serta harus segera dikeluarkan dari daftar warga miskin

"Mereka seharusnya sudah tidak berhak menerima dana PKH dan BPNT serta harus segera dikeluarkan dari daftar warga miskin, dengan intervensi desa juga dari Dinas Sosial,” kata koordinator petugas TKSK Kabupaten Pekalongan, Purwo Aji.

Dari data yang ada, jumlah penerima bantuan pkh dan bpnt ada lebih dari 36.000 KK di kabupaten Pekalongan. Pendataan dilakukan sejak beberapa tahun dan update data belum seluruhnya dilakukan sehingga ada yang terlihat salah sasaran.

Berita Lain Bisa Dibaca di Okezone.com: Didi Kempot Akan Dimakamkan di Daerah Ngawi Hari Ini

Editor: Nani Suherni

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut