Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kelelahan Menunggu Lama, Ibu di Cilegon Pingsan saat Antre Bansos
Advertisement . Scroll to see content

Viral Dugaan Pemotongan Bansos di Klaten, Begini Penjelasannya

Sabtu, 31 Juli 2021 - 13:41:00 WIB
Viral Dugaan Pemotongan Bansos di Klaten, Begini Penjelasannya
Warga penerima BST dan BLT DD menunjukkan surat kesepakatan. Foto: iNews/Saeful Efendi.
Advertisement . Scroll to see content

KLATEN, iNews.id – Isu dugaan pemotongan bantuan sosial (bansos) di Desa Gentan, Kecamatan Gantiwarno, Kabupaten Klaten viral di media sosial (medsos).  Kepala desa setempat akhirnya angkat bicara dan memberi klarifikasi terkait kabar tersebut. 

Kabar yang viral di medsos, ada warga yang  mengaku menerima bansos Rp600.000 dan dipotong panitia Rp350.000. Potongan uang kabarnya untuk dibagikan kepada warga yang tidak dapat bansos dari pemerintah. 

Kepala Desa Gentan Sudiman Tepo membantah informasi pemotongan dana bansos bagi warganya. Saat Musdessus beberapa pekan terakhir, beredar informasi bantuan sosial tunai (BST) dari Kementerian Sosial (Kemensos) dihentikan. 

Warga miskin yang tidak tercover BST Kemensos dialihkan ke bantuan langsung tunai dana desa (BLT DD). Dalam perkembangan, pemerintah menerapkan PPKM darurat bagi warga terdampak pandemi Covid-19. Pemerintah lalu memperpanjang bantuan BST Kemensos, sehingga muncul nama ganda dari yang terdaftar BLT DD dengan BST Kemensos. 

“Untuk Desa Gentan ada 27 warga yang menerima bantuan ganda, mereka tersebar di beberapa RW,” kata Sudiman Tepo, Sabtu (31/7/2021). 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut