Update Pencarian Korban Longsor Cilacap: BNPB Kerahkan 512 Personel hingga 8 Alat Berat
Empat alat berat dikerahkan untuk mempercepat proses pencarian. Pada Jumat (14/11), satu korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada pukul 10.56 WIB, sehingga jumlah warga yang masih dalam daftar pencarian berkurang menjadi 20 orang.
“Kami hadir di sini untuk membantu Bapak Bupati. Kami sudah berkoordinasi dengan BPBD Provinsi serta Basarnas terkait kebutuhan mendesak dalam operasi pencarian dan pertolongan di masa golden time ini,” ujarnya.
Operasi pencarian dan pertolongan longsor Cilacap akan dilanjutkan pada Sabtu (15/11). Dalam rapat koordinasi malam sebelumnya, Budi Irawan memutuskan percepatan penanganan dengan menambah empat unit alat berat.
“Alat berat yang semulanya empat unit, kami minta tambah dua kali lipat menjadi delapan unit. Jika nanti masih kurang, akan kami tambah lagi alat beratnya,” kata Budi.
Selain itu, satu ekor anjing pelacak (K9) dari Kantor SAR Semarang juga akan diterjunkan ke lokasi. Kehadiran K9 diharapkan membantu menemukan korban yang masih tertimbun material longsor secara lebih cepat dan akurat.
Selain fokus pada operasi SAR, BNPB memastikan kebutuhan dasar warga terdampak longsor Cilacap tetap terpenuhi. Dukungan logistik, layanan kesehatan, dan langkah tanggap darurat lainnya dijalankan paralel dengan upaya pencarian korban.
Editor: Donald Karouw