Unik, Warga Karanganyar Miliki Nama Dua Malam Sehari
Hari kala itu lahir di rumah bidan setempat. Dia menggambarkan ilmu medis saat itu belum maju dan lengkap seperti sekarang.
"Ibu saya dibantu bidan, Bu Win namanya. Bidan di Dukuh Sawahan, Desa Karangpandan, Kecamatan Karangpandan. Rumahnya tidak jauh dari rumah orang tua saya itu," ucapnya.
Orang tua Hari sudah meninggal, tetapi nama yang diberikan menjadi pengingat. Hari menyebut tidak ada arti khusus pada namanya. Tetapi, nama pemberian bapaknya itu akan selalu mengingatkan dirinya terhadap perjuangan ibunya.
Ibunya harus menahan sakit hingga anak nomor lima itu lahir. Hari anak kelima dari enam bersaudara.
"Pada waktu itu keluarga khawatir, mencekam. Bayi di perut selama dua malam sehari belum lahir. Ketuban sudah pecah, khawatir oksigen semakin berkurang. Keluarga sudah duduk di sekitar ibu. Menunggu perjuangan ibu, kesakitan," ucapnya.