Unik, Nama Peserta Audisi Bulu Tangkis di Karanganyar Ini Hanya Satu Huruf N
Orang tua N, Wahono mengaku nama yang diberikan kepada anaknya bukan sembarangan. Nama diperoleh setelah melakukan shalat tahajud di tiga masjid kuno yang berada di Kaliboto, Kayuapak dan Wonosobo.
Tidak hanya tahajud, Wahono mengaku juga melakukan tirakat di makam sebelum akhirnya nama N itu didapat. Sebagai pengagum Soekarno nama N juga diambil dari salah satu huruf yang ada di nama sang proklamator itu. “Saya pengagum Soekarno. Semoga N bisa mengikuti jejaknya," katanya.
Hingga saat ini, Wahono mengaku tidak ada kendala pada N termasuk urusan administrasi termasuk akta kelahiran. Namun, dirinya sudah mengantisipasi jika hal tersebut bakal terjadi ke depannya.
“Jika N saja gak bisa, maka tak tambah N tiga kali (NNN). Semoga gak ada masalah ke depannya. Harapan saya dia sukses," kata mantan atlet senam itu.
Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin mengatakan, polemik yang terjadi dengan KPAI tidak berimbas dengan audisi umum beasiswa Bulutangkis 2019.
“Kalau yang baik banyak ambil banyak. Umumnya, ada 20 orang mendapat tiket ke Kudus. Polemik kemaren (KPAI) tidak ada imbas ke audisi. Antusias peserta tetap tinggi,” katanya.
Audisi umum beasiswa Bulu Tangkis 2019 di Solo Raya ini diikuti 863 peserta dari berbagai daerah. Audisi tersebut digelar di Gedung Olahraga (GOR) RM Said, Karanganyar, Jawa Tengah.
Editor: Kastolani Marzuki