Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tradisi Syawalan di Jepara, Ribuan Warga hingga Bule dan Kapal Perang Ikut Meriahkan
Advertisement . Scroll to see content

Tradisi Lebaran di Jawa Tengah, Grebeg Syawal Keraton Solo hingga Larungan Kepala Kerbau

Minggu, 23 April 2023 - 06:33:00 WIB
Tradisi Lebaran di Jawa Tengah, Grebeg Syawal Keraton Solo hingga Larungan Kepala Kerbau
Ratusan warga berebut gunungan dalam tradisi grebeg syawal di halaman depan Kamandungan Keraton Kasunanan Surakarta. (foto: Ahmad Antoni)
Advertisement . Scroll to see content

8. Kirab Gunungan Ketupat di Klaten
Di Kabupaten Klaten, acara lebaran ketupat disebut Grebeg Syawal. Acara ini digelar di Desa Krakitan Kecamatan Bayat dekat kawasan wisata apung Rowo Jombor. Acara Kirab Gunungan Ketupat digelar di Bukit Sidoguro atau Bukit Turis dekat Rowo Jombor.

9. Tradisi Sesaji Rewanda di Semarang
Di Semarang juga ada traadisi Syawalan bernama Sesaji Rewanda. Ratusan monyet tau kera yang ada di Goa Kreo diberikan berbagai macam buah-buahan. Acara ini digelar warga kampung Talun kacang, Kelurahan Kandri, Kecamatan Gunung Pati, Semarang.

10. Tradisi Arak Ratusan Ekor Sapi di Boyolali
Tradisi lebaran ketupat di Boyolali, warga arak ratusan ekor sapi keliling kampung. Ratusan ekor ternak sapi yang dipelihara warga diarak keliling kampung mengikuti upacara tradisi Lebaran Ketupat di Dukuh Mlambong Desa Sruni Kecamatan Musuk Kebupaten Boyolali. Tradisi diawali dengan berdoa bersama dilanjutkan makan kenduri di sepanjang jalan utama Desa Sruni. Acara ini diikuti seluruh warga yang mayoritas kehidupannya sebagai peternak sapi dan kambing. Ada lebih 250 ekor lebih ternak dengan diiringi kelompok musik gamelan khas Jawa reog untuk diarak keliling kampung Selain itu, masyarakat setelah melakukan doa bersama dan kenduri, kemudian mereka pulang ke rumah masing-masing mengambil ternaknya dibawa ke jalan utama desa untuk berkumpul. 

Itulah 10 tradisi Lebaran di Jawa Tengah yang hingga saat ini masih tetap dilestarikan oleh masyarakat.

Editor: Ahmad Antoni

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut